Kediri — Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa ke-127 di Kabupaten Kediri mencakup dua intervensi utama: perbaikan rumah tidak layak huni (rutilahu) dan distribusi paket sembako bagi keluarga penerima manfaat di Desa Gadungan, Kecamatan Puncu.
Program ini dijalankan melalui koordinasi Pemerintah Kabupaten Kediri dengan TNI Angkatan Darat lewat Kodim 0809/Kediri. Skema tersebut menempatkan pembangunan fisik dan dukungan sosial sebagai satu rangkaian kegiatan yang saling melengkapi.
Komandan Satgas TMMD ke-127 yang juga Dandim Kediri, Letkol Inf Dhavid Nur Hadiansyah, menyampaikan bahwa bantuan kebutuhan pokok disalurkan untuk membantu menjaga stabilitas kebutuhan harian warga selama proses renovasi berlangsung. Ia menilai pendekatan terpadu diperlukan agar program tidak hanya memperbaiki struktur bangunan, tetapi juga mempertimbangkan aspek kesejahteraan keluarga penerima.
Sumi’in, warga Dusun Sumber Bahagia, menyatakan kondisi rumahnya kini lebih layak setelah masuk dalam sasaran rutilahu. Ia mengakui bantuan sembako turut membantu keluarganya memenuhi kebutuhan dasar. Pernyataan serupa disampaikan Nanang dari Dusun Gadungan Barat yang menilai program tersebut memberikan dampak langsung bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Rutilahu menjadi prioritas dalam TMMD ke-127 karena berkaitan langsung dengan kebutuhan mendasar berupa hunian aman dan sehat. Melalui kolaborasi lintas sektor ini, pemerintah daerah dan TNI berharap terjadi peningkatan kualitas hidup warga sekaligus penguatan hubungan kemitraan antara aparat dan masyarakat di Kabupaten Kediri.
0 Komentar